Sunday, August 23, 2015

On 6:41 PM by Topan Trengginas   No comments

Di persimpangan jalan pajajaran kita biasa ngumpul di warung kopi (Warkop) Bapak Zaenal, bapak Zaenal sering gue panggil 'Babeh' karena memang beliau sudah berumur sekitar 70 tahun disitulah gue biasa minum kopi saat malam hari ketika tugas kuliah sudah selesai. Gue suka minum kopi, gue berangkat naik Vespa pas bulan menerangi malam ini. Ajib kan?

Gue milih ngumpul sambil minum kopi, bermain gitar dan bernyanyi bersama menikmati hidup dan menikmati malam di kota dibanding menyusahkan orang lain

"Dor!!!"

Tiba-tiba ada suara pistol dari arah seberang jalan. Gue kaget, sambil mencari pusat suara. 

"Siapa yang nembak pistol malem2 gini? Ada apaan?"

Ternyata tawuran anak sekolah terjadi, seperti biasa memang di daerah ini sering terjadi konflik anak STM, soalnya jalanannya enak lurus dan gelap jadi sering dipake tawuran
Entah asal usul penyebabnya darimana, anak STM mau jadi petarung handal kali ya?


Gue langsung markirin vespa di belakang warung babeh, gue takut vespa ini diambil oleh aparat, taulah soalnya vespa gue ini surat-suratnya udah ilang entah kemana

Gue duduk aja manis, rokok gue belum abis, lagu yang gue nyanyiin juga belum selesai

Gue nyanyiin lagu Padi, yang liriknya "tetaplah menjadi bintang di langit, agar cinta kita akan abadi..."

Gue lagi jatuh cinta sama cewe, dia manis, manis bangeeeet!
Kalo dia senyum, langsung meleleh nih jantung. 

Cewe ini anak baik, kenapa gue bilang baik? Setiap malem minggu kalo mau gue ajak jalan pasti gue harus kerumahnya minta izin ke bokapnya yang udah naik haji tahun lalu. Ibunya sih bukan haji, tapi hajjah. 

Hajjah: Sebutan untuk wanita/perempuan yang sudah pergi naik haji. 


Gokil ga sih? Gue yang selengean kalo keluar sering malem pake celana pendek rombeng2 dan kaos oblong doang. 

Sedangkan dia? Dia anak haji meeeen. 

Sempurna bangetlah dia buat gue, bisa bikin semangat gue buat tobat, buat gue nikahin!

Kenapa langsung nikah? Ga di pacarain dulu? Dia gamau pacaran, gue udah sering bilang sayang tapi tetep aja jawabnya gitu. You know lah the answer....

Bentar di lanjut cerita ini, gue mau solat dulu, dia ngebbm gue nanyain udah solat belum, biar bisa gue bales 'udah' gue mau solat dulu sekarang.
Eh, kalo lu udah baca tulisan sampe disini, lu jangan lupa solat ya!


Bersambung....

Wednesday, August 19, 2015

On 10:03 PM by Topan Trengginas   No comments


JANGAN MEMENJARAKAN DIRI
SILAHKAN BERJALANLAH SENDIRI
JALAN BERDUA MEMANG LEBIH BAIK
TAPI AKU TIDAK PUNYA TEMAN

JIKA KAMU PUNYA TEMAN
RELAKAH KAU PERKENALKAN KEPADAKU?
AKU MEMANG TIDAK PUNYA TEMAN
KARENA SETIAP PERJALANAN AKU BERTEMU KELUARGA BARUKU

AKU TERLAHIR DARI RAHIM IBU
AKU TERBENTUK DARI SPERMA AYAH
INI TANAH AIR
KITA SEMUA SATU KELUARGA

ITULAH ALASAN MENGAPA
AKU SERING MENGATAKAN 

"KITA SAUDARA SETANAH AIR" 


Makassar, 15 Agustus 2015
 

 


On 9:46 PM by Topan Trengginas   No comments

 

Kamu berkata mencintai hujan,
Tapi kau menggunakan payung ketika hujan turun.

Kamu berkata mencintai matahari,
Tapi kau berteduh ketetika matahari bersinar.

 Kamu berkata mencintai angin,
Tapi kau menutup jendela ketika angin berhembus.
 

Itu yang menyebabkan aku takut ketika kamu mengatakan bahwa kau mencintaiku.

Sunday, August 9, 2015

On 10:47 PM by Topan Trengginas   No comments
BERJALANLAH JAUH DARI RUMAH, AGAR MENGERTI APA ARTINYA RUMAH :)





Wednesday, July 29, 2015

On 7:20 AM by Topan Trengginas   No comments
Ibu: Kau jadi lebih rajin solat nak, tapi kau sering menghabiskan waktu dengan handphone-mu itu. Kau sudah punya pacar ya? Coba kenalkan ke ibu. 

Aku: Belum bu, aku belum pacaran. Tapi dia baik bu, kita masih teman dekat saja bu. Aku belum bilang tentang perasaanku padanya bu. Aku malu, aku takut kecewa bu. 

Ibu: Tidak mungkin kau kecewa kalau perempuan yang kau dekati ini bisa membuat kau berubah menjadi baik nak... Kau juga harus baik pada adik-adiknya. Dia punya adik?

Aku: Iya bu dia punya adik, tapi aku belum pernah ketemu adiknya bu. Iya bu, nanti aku kenalkan ke ibu tentang perempuan ini bu, tenang saja. Aku pergi merantau dulu ya bu.. Doakan aku!



Tamat

Sunday, June 21, 2015

On 12:43 PM by Topan Trengginas   No comments
Diantara kalian pasti pernah mendapat pertanyaan seperti ini:

"kok bisa sih sayang sama aku?"

Pasti bingungkan jawabnya apa?


kata orang : " aku cinta seseorang, karena dia pintar,"
kata ku : " itu bukan cinta, itu rasa kagum "

kata orang : " aku cinta seseorang, karena dia cantik,"
kata ku : " itu bukan cinta, itu nafsu "

kata orang : " aku cinta seseorang, karena dia mapan dan berpenghasilan,"
kata ku : "itu bukan cinta, itu matre "

kata orang : " aku cinta seseorang, karena dia baik,"
kata ku : "itu bukan cinta, itu rasa terima kasih "

kata orang : " aku cinta seseorang, karena dia humoris dan lucu,"
kata ku : "itu bukan cinta, itu penasaran dengan tingkahnya selanjutnya "

kata orang : " aku cinta seseorang, entah kenapa. aku tidak punya alasan untuk mencintainya, tapi aku hanya tau saja, bahwa aku mencintainya,"
kata ku : " itu dia! itu lah yang namanya cinta sejati. kamu mencintainya karena kamu memang ditakdirkan untuk mencintainya, dan lebih hebat lagi jika kamu mencintainya karena Allah, karena untuk menjaga pandangan dan menjaga nafsu semata."
Barakallah
On 12:35 PM by Topan Trengginas   No comments

Orang yang berakal dan berbudaya takkan tenang berdiam di satu tempat..
Karena itu, tinggalkanlah kampung halaman dan mengembaralah!

Pergilah, niscaya kau akan menemukan ganti dari orang yang kau tinggalkan..
Dan berusahalah karena kenikmatan hidup ada dalam usaha

Aku melihat genangan air dapat merusak air tersebut..

Sekiranya air itu mengalir, niscaya ia menjadi baik, jika ia diam maka ia menjadi rusak

Seekor singa, jika tidak meninggalkan hutan, ia tidak akan menjadi buas..
Anak panah, jika tidak meninggalkan busur, ia tidak akan mengenai sasarannya

Jika matahari selamanya tetap pada orbitnya
Niscaya orang Arab dan non-Arab akan bosan melihatnya

Emas itu seperti tanah jika dibiarkan di tempat aslinya..

Dahan yang jatuh ke tanah hanya akan menjadi kayu bakar

Jika seseorang mengembara maka pencariannya akan mulia..

Jika ia mengembara maka ia akan mulia seperti emas. (Nasehat Imam Syafi’i) ��

Meninggalkan orang tua yg beranjak menua bukan lah perkara yg gampang, memasrahkan diri untuk mati di kampung sendiri juga bukan balasan yg pantas diberikan kepada mereka atas segala upaya yg telah di usahakan demi buah hatinya. Lekas seka air mata, anakmu hanya sedang merantau.. ��

Source
www.berdakwah.net

Wednesday, June 3, 2015

On 6:04 AM by Topan Trengginas   2 comments

Berenang di Pantai Siuri, Poso, Sulawesi Tengah.

Pertama kali yang ada dipikiran, main ke laut, banyak pasir, dan airnya asin. 
Ketika saya tiba di lokasi, ternyata airnya tawar. 

Waw! Pantai air tawar ada di Indonesia.

Pantai Siuri ini berada di Poso, tepatnya di pinggiran danau Poso, Sulawesi Tengah. 

Suasana Pantai Siuri memang seperti di laut, pasir emas, airnya jernih, dan sepiiiiii. Dari awal datang sampai pulang, hanya ada 8 orang di Pantai Siuri. Betapa indahnya bro!

Waktu tempuh perjalanan dari Kota Tentena ke Pantai Siuri memakan waktu sekitar 1-2 jam perjalanan, akses transportasi di Sulawesi tidak semudah akses transportasi di Pulau Jawa.